Memuat berita terbaru...
Disabilitas

Kemenpora Gelar ToT Penggerak Olahraga Disabilitas di Majalengka

MAJALENGKA – Kabupaten Majalengka menjadi salah satu daerah yang dipercaya Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) untuk menggelar Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas “Berdaya”. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Fitra ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pembinaan olahraga inklusif sekaligus memperluas akses olahraga bagi penyandang disabilitas di Majalengka dan daerah lain.

Pelatihan yang berlangsung selama dua hari tersebut diikuti 120 peserta asal Kabupaten Majalengka yang dipersiapkan menjadi penggerak olahraga disabilitas di lingkungan masing-masing.

Bacaan Lainnya
pemkab majalengka

Plt. Asisten Deputi Olahraga Layanan Khusus Kemenpora RI, Ahmad Arsani, mengatakan program ToT “Berdaya” bukan sekadar pelatihan biasa, melainkan upaya membangun ekosistem olahraga yang inklusif melalui lahirnya para pelatih, pendamping, dan agen perubahan di tingkat masyarakat.

“Program ini dirancang untuk meningkatkan jumlah penggerak olahraga disabilitas yang kompeten sehingga partisipasi masyarakat penyandang disabilitas dalam berolahraga dapat terus meningkat,” ujar Arsani saat membuka kegiatan di Hotel Fitra, Majalengka.

Kemenpora mencatat, dari sekitar 22,9 juta penyandang disabilitas di Indonesia, baru 11,6 persen yang aktif berolahraga. Salah satu penyebabnya adalah masih minimnya tenaga pelatih yang memiliki kompetensi di bidang olahraga disabilitas.

Saat ini Indonesia baru memiliki 92 pelatih olahraga disabilitas yang berasal dari National Paralympic Committee Indonesia (NPCI), sehingga kebutuhan akan pelatih dan pendamping masih sangat besar.

Karena itu, melalui program “Berdaya”, Kemenpora menargetkan lahirnya lebih banyak penggerak olahraga yang mampu menjangkau penyandang disabilitas hingga ke tingkat komunitas.

Bagi Kabupaten Majalengka, pelaksanaan ToT ini menjadi peluang untuk memperkuat pembinaan olahraga yang ramah bagi penyandang disabilitas. Para peserta nantinya diharapkan mampu menjadi fasilitator sekaligus motor penggerak aktivitas olahraga di sekolah, komunitas, maupun desa.

Program “Berdaya” sendiri dilaksanakan melalui empat tahapan, yaitu:

  • Pembentukan Master Trainer yang telah dilaksanakan pada April lalu dengan melibatkan 30 atlet elite internasional.
  • Pelatihan bagi para pelatih daerah yang memiliki komitmen mengembangkan olahraga disabilitas.
  • Tahap aktualisasi, yakni penerapan ilmu dan keterampilan di masyarakat.
  • Monitoring dan evaluasi untuk mengukur dampak serta keberhasilan program.

Selama pelatihan di Majalengka, peserta mendapatkan berbagai materi, mulai dari konsep olahraga adaptif dan cabang olahraga paralimpik, klasifikasi olahraga disabilitas, metode pelatihan yang sesuai dengan karakteristik penyandang disabilitas, hingga teknik identifikasi bakat atlet sejak dini.

Dengan bekal tersebut, para peserta diharapkan mampu menciptakan lingkungan olahraga yang lebih inklusif dan membuka peluang lahirnya atlet-atlet disabilitas berprestasi dari Kabupaten Majalengka.

Ahmad Arsani menegaskan, melalui program ini pemerintah ingin memastikan hak setiap warga negara untuk berolahraga dapat terpenuhi tanpa memandang kondisi fisik.

“Kami berharap program ini memberikan dampak jangka panjang, meningkatkan partisipasi olahraga penyandang disabilitas, sekaligus memperkuat pembinaan atlet disabilitas di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Majalengka,” pungkasnya.

Majalengka – Kami  merupakan media informasi digital yang menyajikan berbagai kabar dan informasi seputar Kabupaten Majalengka dan sekitarnya. Mengusung semangat menyajikan informasi yang aktual, berimbang, dan mudah diakses, Majalengka.info hadir untuk memberikan ruang bagi beragam isu dan aktivitas masyarakat.

Beragam konten yang disajikan meliputi berita daerah, wisata, kuliner, peristiwa serta website Kodim Majalengka, Polres Majalengka, organisasi buruh, desa, organisasi kemasyarakatan (ormas), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), partai politik, organisasi pers hingga komunitas dan lainnya yang masih terus dikembangkan

Dengan mengedepankan prinsip jurnalistik dan kepentingan publik, Majalengka.info berkomitmen menjadi salah satu sumber informasi lokal yang informatif, kritis, dan dekat dengan masyarakat Majalengka.

Apabila ada informasi, kritik, saran, masukan ataupun keberatan atas konten yang kami tayangkan, dipersilahkan menghubungi kontak atau media sosial kami.